Flyboard Air, Alat Untuk Manusia Terbang

Jika sebelumnya kita telah membahas tentang motor terbang, kali ini kita akan membahas teknologi masa depan yang lain tentang manusia terbang. Yah, manusia terbang bukan merupakan hayalan lagi tapi kini sudah menjadi hal yang nyata di bumi ini.

Manusia Terbang

Zapata Racing telah mencapai impian umat manusia dan menawarkan sebuah alat yang mampu menerbangkan manusia dengan menggunakan inovasi Flyboard Air. Alat ini melalui proses yang panjang selama 4 tahun untuk uji coba hingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Flyboard

Flyboard Air mampu melakukan penerbangan hingga setinggi 10.000 kaki dengan kecepatan maksimal 150km/jam (93,2 mph) dan mampu bertahan di udara (waktu terbang) sekitar 10 menit. Meskipun alat ini masih dalam tahap prototipe dan tidak dipasarkan untuk masyarakat umum, namun hal itu sudah menunjukkan bayangan kepada kita bahwa sesungguhnya alat untuk manusia terbang bukanlah sesuatu yang mustahil.

Saat ini, Flyboard masih diperuntukkan untuk sarana rekreasi untuk merasakan sensasi manusia terbang dengan menyewakannya seharga $250 (atau sekitar Rp 3.000.000) sekali terbang. Tentu saja harga yang ditawarkan sebanding dengan sensasi yang akan anda rasakan selama melayang di udara bersama alat ini.

Berikut ini video demonstrasi manusia terbang dengan alat flyboard :

Dengan kecepatan maksimal 150km/jam, alat ini mampu mengalahkan kecepatan speedboat dan jet sky. Anda dapat mengendalikan navigasi alat ini melalui tombol pada tuas yang telah disediakan untuk mengatur kecepatan, ketinggian maupun pada saat mendarat di landasan.

Flyboard sendiri mengandalkan tekanan udara untuk membuatnya melayang maupun bergerak ke depan melalui kinerja mesin turbin dan dilengkapi dengan ransel berisi bahan bakar. Dan untuk menggunakannya, pengguna cukup berdiri dan mengikatkan papan terbang ini pada kaki dan selanjutnya mengendalikannya.

Meskipun belum dipasarkan untuk masyarakat umum, pihak perusahaan berjanji akan mengembangkan Flyboard yang bisa digunakan oleh petugas keamanan dan komersil. Franky Zapata juga berharap bisa menciptakan sebuah teknologi baru yang dapat merubah cara orang bepergian tanpa perlu merasakan yang namanya kemacetan.

Bantu kaum Dhuafa Dengan Membagikan Artikel ini...!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.