Facebook Mencetuskan Platform Instan Artikel yang Dapat Mendukung Google AMP dan Aple News

Monday, May 29th 2017. | INTERNET

Salah satu masalah yang dihadapi penerbit saat ini dalam membuat konten mereka lebih mudah dibaca pada perangkat seluler ialah adanya beberapa format bersaing yang tersedia. Facebook memiliki artikel instan, Google mempelopori proyek AMP (Accelerated Mobile Pages), dan Apple News Format mengoptimalkan konten untuk perangkat iOS. Facebook saat ini mengambil celah pada solusi untuk masalah ini dengan meluncurkan perangkat yang support untuk AMP dan Apple News sebagai bagian dari paket pengembangan perangkat lunak Artikel Instan yang open source.

Artikel Instan Facebook

SDK (Software Development Kit) yang terbarui sekarang akan menyertakan ekstensi yang memungkinkan penerbit membangun kontennya yang dapat diterbitkan pada ketiga format tersebut, dimulai dengan support untuk AMP Google sebagai tambahan untuk Artikel Instan Facebook sendiri. Dalam beberapa minggu ke depan ia juga akan menyertakan support untuk penerbitan Apple News, meskipun perusahaan tersebut tidak memberikan tanggal peluncuran yang tepat kapan fitur itu akan ditambahkan.

Di tingkat tinggi, SDK akan menggunakan teknologi yang dipakai untuk membangun Artikel Instan Facebook dan memanfaatkannya dalam membuat kode yang dibutuhkan untuk membangun AMP dan Apple News. Meskipun beberapa sistem tidak identik, tentu saja, Facebook mengatakan akan menawarkan cara-cara bagi penerbit dalam menerapkan template model khusus untuk layanan yang bersaing, termasuk penerapan dalam hal font, warna, caption, dan teks khusus, yang akan diseragamkan sebisa mungkin pada format lainnya.

Tujuan dari perubahan ini ialah untuk menawarkan desain yang sekaligus, mempublikasikan pengalaman di mana saja dan pastinya hal ini merupakan dimana menerbitkan sesuatu ke Facebook adalah prioritas pertama, dalam hal memperbaiki sesuatu.

Fungsinya akan disediakan lewat ekstensi ke SDK Artikel Instan Facebook, yang dapat ditemukan di Github. Ide untuk ekstensi tersebut muncul sebagai bagian dari Proyek Jurnalisme Facebook, sebuah program yang bertujuan menghubungkan Facebook dengan penerbit media untuk membantu menginformasikan peta alur perusahaan untuk fitur berita yang akan hadir di situsnya.

Ide lain dari proyeknya mencakup perihal seperti membolehkan penerbit menawarkan uji coba gratis bagi langganan berbayar mereka melalui Facebook, hackathons dengan tim pengembang penerbit, mengerti paket mana yang pengguna Facebook bisa setujui, PSA (Professional Service Automation ) untuk mempromosikan literasi berita di Facebook, tutorial untuk jurnalis, dan banyak lagi. Namun, peluncuran ekstensi tersebut juga muncul sekaligus pada saat sejumlah penerbit terkenal mulai meninggalkan format Facebook, karena kurangnya pilihan monetisasi.

Pada bulan April, misalnya, dilaporkan bahwa Forbes, Hearst, The New York Times dan yang lainnya telah mundur dari Artikel Instan. Organisasi media besar lainnya termasuk Bloomberg, The WSJ, ESPN, CBS News, NPR, Financial Times, dan Berita VICE juga masih bertahan, tidak banyak memuat konten dalam format Facebook. Sisanya yang telah menggunakan format tersebut sudah mengurangi support mereka; Dan bulan lalu, The Guardian menarik diri dari artikel instan Facebook dan Apple News.

Penerbit umumnya tidak senang dengan keputusan yang memangkas platform untuk pembagian pendapatan, dan tidak suka akan format Instan tersebut menyulitkan mereka memiliki hubungan yang lebih langsung dengan pembaca mereka. Mengirimkan pengunjung ke halaman yang terpisah-pisah dan dioptimalisasi seluler mungkin adalah pengalaman yang bagus bagi pembaca yang tidak perlu berurusan dengan kotak dialog yang sering muncul serta kekacauan lainnya, namun secara historis berarti penerbit tidak dapat melayani semua iklan yang sama seperti pada Web, ataupun menggalakkan donasi, mendorong langganan berbayar, mempromosikan buletin email atau acara mereka, serta membuat koneksi lain dengan pembacanya.

Facebook telah mencoba membendung beberapa masalah ini dengan mengutak-atik peraturan untuk Artikel Instan – yang memungkinkan mereka menampilkan lebih banyak iklan, misalnya, ataupun dengan meluncurkan fitur baru, seperti unit ajakan bertindak di artikel yang dapat mempromosikan email sign- Up atau permintaan Page Likes. Ini memungkinkan penerbit mendorong meningkatkan uji coba gratis dan unduhan aplikasi, diantara hal lainnya.

Sekarang, dengan mengaitkan Artikel Instan Facebook ke AMP dan Apple News, perusahaan berharap dapat memikat penerbit kembali ke platformnya sehingga memungkinkan mereka untuk mempublikasikan ke ketiga layanan utama sekaligus. Tapi tanpa melonggarkan batas-batasnya, Facebook mungkin masih kesulitan membuat kasus untuk Artikel Instan, jika formatnya tidak sesuai dengan tujuan besar penerbit.

tags: , , ,