Inilah Alat Yang Digunakan BMKG Untuk Melihat Gerhana Matahari

Wednesday, March 9th 2016. | SAINS

Fenomena alam gerhana matahari yang jatuh pada tanggal 9 maret 2016 membuat masyarakat Indonesia sangat antusias untuk menyaksikannya secara langsung, karena mengingat ini adalah fenomena alam yang langka terjadi. Dan Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi titik fokus gerhana 100% yang dilalui di beberapa Kota seperti Palembang, Bangka Belitung, Bengkulu, Palangkaraya, Balik Papan, Palu, dan Ternate.

BMKG dan LIPI menghimbau agar masyarakat tidak melihat fenomena gerhana matahari ini dengan mata telanjang karena dapat membahayakan mata dan bahkan dapat mengakibatkan kebutaan, disarankan kepada masyarakat untuk menggunakan alat yang dapat menyaring atau meredam cahanya matahari hingga 100.000 kali silau matahari. BMKG menempatkan timnya di seluruh Kota yang menjadi titik 100% Gerhana Matahari (Total) untuk memantau kejadian langka ini dengan menggunakan teropong yang bernama Teropong Vixen ED81S. Berikut ini penjelasan mengenai Teropong vixen ED81S yang cukup canggih tersebut ;

TEROPONG BMKG

Vixen ED81S adalah teleskop refraktor buatan Jepang dengan eco glass ED terbaru. Desain teleskop ini memiliki rasio fokus teknologi terbaru yang lebih cepat dan jauh lebih kompak dibandingkan dengan seri teleskop ED sebelumnya yakni ED 80S . Optik baru pada Vixen ED81S yang sangat baik untuk meredam penyebaran cahaya violet, hal ini untuk mengurangi lingkaran cahaya dan halo di sekitar gambar dari objek yang diamati.

Ditambah dengan media rasio fokus f /7.7 , Teleskop ED seri “S” memberikan gambar yang  tajam, kontras gambar yang  tinggi untuk aplikasi visual dan fotografi. Besar tabung teropong Vixen  adalah 60 mm yang berarti refraktor ini dapat menangani garis penuh aksesoris pada drawtube Vixen. Teropong ini memiliki kecepatan fosus ganda, saat ini standar pada ED81S, memberikan penyesuaian fokus halus untuk kecepatan  fokus 1/7.

Selain untuk memantau gerhana matahari, teleskop ini juga biasa digunakan untuk keperluan ilmu perbintangan seperti pengamatan planet-planet yang tersebar di luar angkasa, Bahkan untuk pengamatan hilal dalam menentukan tanggal 1 Syawal disetiap tahunnya, BMKG sering menggunakan teleskop (teropong) ini.

Berikut ini spesifikasi lengkap Teropong Vixen ED81S yang digunakan BMKG dalam mengamati Fenomena Gerhana Matahari tanggal 9 maret 2016 :

  • Nama Produk : Vixen ED81S
  • Desain optik : ED apochromatic refraktor
  • Aperture : 81 mm
  • Panjang fokus : 625 mm
  • Rasio fokus : f / 7.7
  • Coating : multi
  • Coating Resolving Power : 1.43 arc sec
  • Batas Magnitude :11.3
  • Light Gathering Power : 134x
  • Dual Speed Back Focus (from rear edge of focuser body) : 149.0mm
  • Back Focus with Reducer (from rear edge of reducer: 63.5 mm
  • Adapter Thread : 60mm/50.8mm
  • Astrophotography : Prime Focus,
  • Panjang Tabung : 23″ (585mm)
  • Diameter Tabung Optik : 3.5″(90mm)
  • Diameter Perisai Luar : 100mm
  • Berat Tabung Optik : 5.1lb

Demikianlah gambaran dari teropong/teleskop Vixen ED81S yang digunakan BMKG untuk mengamati fenomena Gerhana matahari total yang terjadi pada tanggal 9 maret 2016.

tags: , , , , , ,